Katakanlah : “perhatikan apa yang ada dilangit dan bumi”.(QS.Yunus :101)

Dalam sejarah pemikiran manusia, alam menjadi topic utama dari
pembahasan para filosof yunani clasik Sebagian besar manusia kala itu
hanya berkutat pada maslah kekayaan dan jabatan atau bisa dibilang
hal-hal praktis dari kehidupan. hanya beberapa orang yang sadar (bukan
mitos) dengan fenomena-fenomena alam . kesadaran mereka menggiring pada
satu titiuk permasalahan penting yang memerlukan jawaban rasional
Upaya mereka melahirkan berbagai pernyataan dan pertanyaan yang harus
diselesaikan oleh penghuni alam (khususnya manusia sebagai mahluk
berpikir). misalnya : Dari mana datangnya dunia? kenapa kita ada
didunia? Dari mana kita? Untuk apa kita disini? Dan mau kemana setelah
mati? Hal ini yang mendorong para filosof untuk bekerja keras (berpikir)
memecahkan sekian pertanyan tersebut. dari proses itulah lahirlah
Banyak teori terkait dengan Epistemologi alam.
Penciptaan Alam Semesta menurut Al-Qur'an
Terdapat
dalil yang jelas di dalam Al-Quran tentang penciptaan alam semesta. Hal
ini di jelaskan oleh Allah dalam Surah Fushshilat. Gambaran penciptaan
alam di dalam Al-Quran adalah seperti berikut:
Katakanlah: “Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagiNya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam.” Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya. Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa." Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati." Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (QS Fushshilat [41] : 9-12).
kembali kepertanyan kita apa sih arti kehidupan bagi kalian???
bagiku kehidupan adalah tempat memulai
lalu kalau klian apa????
jawab komen by@uti
